Powered By Blogger

Friday, March 1, 2013

soal ujian blog kelas x semester genap

1. Interaksi antara faktor biotik dan abiotik tertentu akan menyebabkan terbentuk … a. karakteristik hewan atau tumbuhan yang berbeda b. lingkungan yang berbeda c. faktor abiotik d. interaksi antara faktor biotik yang ada di dalamnya e. keanekaragaman mahluk hidup 2. Lebah ratu dan lebagh pekerja dalam satu koloni merupakan keanekaragaman tingkat … a. gen b. jenis c. spesies d. habitat e. ekosistem 3. Contoh keanekaragaman tingkat gen yaitu beras dengan … a. gandum b. ketan c. kentang d. jagung e. umbi 4. Mahluk hidup yang bukan endemik di Indonesia adalah … a. maleo b. komodo c. bunga bangkai d. babirusa e. kelelawar 5. Keanekaragaman bulu pada burung parkit yang diturunkan oleh induk yang sama disebabkan oleh … a. makanan b. lingungan c. perkawinan d. genetik e. mutasi 6. Fauna khas pulau jawa adalah … a. komodo b. anoa c. maleo d. badak bercula satu e. cenderawasih 7. Contoh spesies yang hidupnya menyebar diberbagai pelosok bumi adalah … a. gajah b. katak c. orang utan d. walabi e. kura-kura 8. Contoh keanekaragaman hayati sebagai sumber pangan penduduk asli Papua adalah … a. padi b. umbi c. gandum d. kentang e. mahoni 9. Contoh fauna peralihan antara asiatik dengan tipe australian adalah … a. walabi b. gajah c. babirusa d. komodo e. badak bercula satu 10. Contoh keanekaragaman hayati sebagai sumber karbohidrat adalah … a. jati b. kapuk randu c. padi d. meranti e. temulawak UTS Biologi Kelas X Semester Genap terdiri dari 32 pilihan ganda dan 5 soal uraian (essai). A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, d atau e, di depan jawaban yang benar! 1. Penyebab adanya keanekaragaman adalah . . . . a. adanya variasi dari faktor genetik b. adanya variasi lingkungan yang berbeda-beda c. interaksi faktor genetik dan faktor lingkungan d. interaksi antara sesama faktor genetik e. interaksi antara sesama faktor lingkungan 2. Keanekaragaman atau kekayaan jenis dapat diukur dari . . . . a. indeks keanekaragaman b. habitat keanekaragaman c. spesies yang telah punah d. laju keanekaragaman e. populasi penyusun ekosistem 3. Dua individu yang menempati daerah yang sama dapat disebut satu spesies apabila . . . . a. penyusun gennya sama b. makanan dan tingkah lakunya sama c. dapat saling kawin dan keturunannya fertil d. habitat dan makanannya sama e. cara reproduksinya sama 4. Variasi jenis makhluk hidup yang terjadi secara buatan atau rekayasa genetika dapat dihasilkan melalui persilangan atau mutasi. Contohnya adalah . . . . a. kelapa gading b. kelapa hibrida c. kelapa hijau d. kelapa kopyor e. kelapa sawit 5. Yang merupakan aspek pencirian ekosistem adalah perbedaan . . . . a. faktor biotiknya b. energitika, pendauran hara, dan produktivitasnya c. faktor-faktor fisiknya d. faktor-faktor kimianya e. lama hidup makhluk hidup penyusunnya 6. Di bawah ini adalah penyebab biodiversitas di Indonesia sangat unik, kecuali . . . . a. keanekaragaman tinggi b. memiliki hewan tipe oriental, Australian, dan peralihana c. Indonesia kaya akan hewan dan tumbuhan impor dari negara lain d. terdapat berbagai hewan dan tumbuhan langka e. Indonesia kaya akan flora Malesiana 7. Keunikan hewan-hewan yang termasuk daerah Australian, yaitu . . . . a. banyak hewan berkantung b. terdapat berbagai jenis hewan primata c. terdapat berbagai hewan endemik d. spesies mamalia berukuran tubuh besar e. terdapat berbagai jenis burung yang bersuara merdu 8. Di bawah ini adalah nama-nama hewan: 1) Harimau jawa 2) Ular sawah 3) Tikus 4) Burung maleo 5) Komodo 6) Badak bercula satu Adapun yang termasuk hewan endemik di Indonesia adalah . . . . a. 1 – 2 – 3 – 4 b. 2 – 3 – 4 – 5 c. 3 – 4 – 5 – 6 d. 1 – 4 – 5 – 6 e. 2 – 3 – 5 – 6 9. Hewan endemik adalah hewan yang . . . . a. ada pada berbagai wilayah b. selalu berpindah-pinah c. menampakkan diri pada waktu tertentu d. ada pada wilayah tertentu e. berada pada wilayah perbatasan 10. Kegiatan manusia yang dapat menurunkan keanekaragaman hayati adalah . . . . a. introduksi spesies eksotik b. reboisasi c. pemuliaan d. pembuatan taman-taman kota e. konservasi plasma nutfah 11. Tumbuhan lumut disebut sebagai peralihan dari tumbuhan berthallus ke tumbuhan berkormus karena . . .. a. mengalami pergiliran keturunan b. bereproduksi dengan spora c. tidak berkambium d. tidak memiliki berkas pembuluh e. termasuk tumbuhan tingkat rendah 12. Pada tumbuhan paku, daun yang berfungsi menghasilkan spora adalah . . . . a. tropofil b. sporofil c. sporofit d. makrofil e. mikrofil 13. Suatu tumbuhan dengan ciri-ciri berkayu, daun majemuk, dan bunga dengan mahkota seperti kupu-kupu termasuk . . . . a. Orchidaceae b. Myrtaceae c. Papilionaceae d. Rubiaceae e. Arecaceaew 14. Daur hidup tumbuhan lumut diawali dari spora yang jatuh di tempat yang lembap akan tumbuh menjadi . . . a. protalium b. protonema c. sporofit d. sporogonium e. tumbuhan lumut 15. Padi, jagung, rumput, alang-alang termasuk ke dalam famili . . . . a. Poaceae b. Malvaceae c. Papilionaceae d. Euporbiaceae e. Zingiberaceae 16. Berikut ini yang bukan merupakan bagian dari keanekaragaman hayati, yaitu …. a. variasi bentuk d. variasi jumlah b. variasi kromosom e. variasi sifat c. variasi penampilan 17. Berikut ini adalah pasangan spesies yang dapat menghasilkan keturunan fertil, yaitu …. a. ayam dan itik b. kuda dan keledai c. kucing dan harimau d. kucing anggora dan kucing persia e. keledai dan zebra 18. Organisme yang hanya memiliki persebaran di suatu daerah saja dinamakan …. a. ex situ d. organisme khas b. in situ e. endemik c. peralihan 19. Berikut adalah contoh hewan endemik dari daerah bagian timur, yaitu …. a. macan kumbang d. badak jawa b. orangutan e. burung merak c. bekantan 20. Pelestarian yang dilakukan di habitat aslinya disebut pelestarian …. a. in situ d. khusus b. ex situ e. cagar alam c. alami 21. Berikut adalah vegetasi khas yang terdapat pada ekosistem gurun, yaitu …. a. tanaman semak d. lumut b. kaktus e. tanaman paku c. rumput 22. Berikut ini adalah nama ilmiah beberapa organisme. 1. Felix tigris 2. Gallus gallus domestica 3. Felix domestica 4. Oryza sativa Dari keempat organisme tersebut manakah yang memiliki kekerabatan paling dekat adalah …. a. 1 dan 2 d. 3 dan 4 b. 1 dan 4 e. 2 dan 4 c. 1 dan 3 23. Upaya pelestarian keanekaragaman hayati harus mulai dilakukan dari sekarang. Berikut ini yang bukan alasan mengapa upaya pelestarian harus dilakukan adalah …. a. semakin berkurangnya jumlah suatu spesies b. terganggunya habitat c. rusaknya suatu ekosistem d. rendahnya kesadaran manusia untuk menjaga kelestarian suatu organisme e. keanekaragaman hayati memiliki nilai komersial tinggi 24. Adanya variasi dalam satu jenis atau spesies makhluk hidup menunjukkan bukti keanekaragaman hayati. Keanekaragaman ini berdasarkan pada …. a. tingkat gen d. tingkat filogenik b. tingkat jenis e. tingkat ekologi c. tingkat eksositem 25. Salah satu contoh hewan peralihan di Indonesia adalah …. a. anoa d. kadal berjumbai b. orangutan e. kangguru pohon c. macan kumbang 26. Berikut bukan ciri dari Regnum Plantae, yaitu …. a. memiliki kloroplas b. dinding sel tersusun atas selulosa c. memiliki alat reproduksi berupa bunga d. uniseluler prokariot e. memiliki ikatan pembuluh 27. Pada Bryophyta, gamet jantan dihasilkan oleh …. a. antheridia d. sel telur b. sel sperma e. spora c. arkegonia 28. Perhatikan bagan berikut. X, Y, dan Z berturut-turut adalah …. a. sperma, sel telur, protalium b. protalium, sel telur, sperma c. protalium, sperma, sel telur d. sel telur, sperma, protalium e. sporofit, sel telur, sperma 29. Tumbuhan tidak berbiji yang menghasilkan spora dengan ukuran sama disebut juga …. a. homospora d. mikrospora b. heterospora e. makrospora c. paku peralihan 30. Berikut adalah contoh spesies divisio Psilophyta, yaitu …. a. Asplenium nidus d. Psilotum b. Marchantia e. Equisetum c. Lycopodium 31. Berikut bukan merupakan divisio dari tumbuhan Gymnospermae adalah …. a. Coniferophyta d. Cycadophyta b. Ginkgophyta e. Gnetophyta c. Lycophyta 32. Selaginella merupakan paku heterospora karena …. a. menghasilkan spora yang sama b. menghasilkan gamet yang sama c. menghasilkan gamet yang berbeda jenis d. menghasilkan spora yang berbeda e. menghasilkan spora yang berbeda jenis 33. Tumbuhan berbiji telah memiliki suatu bahan yang berfungsi dalam proses pembuatan makanan. Bahan yang dimaksud adalah …. a. air d. biji b. mineral e. zat hara c. klorofil 34. Perhatikan gambar berikut. Benang sari ditunjukan oleh nomor a. 1 d. 4 b. 2 e. 5 c. 3 35. Arkegonia ditunjukan oleh nomor a. 1 d. 6 b. 3 e. 8 c. 4 35. Salah satu bentuk sporofit pada tumbuhan tidak berbiji adalah …. a. tropofil d. sporangium b. sorus e. indusium c. strobilus B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan benar dan jelas! 1. Apakah yang dimaksud dengan: a. plasma nutfah b. komunitas c. ekosistem 2. Berilah contoh masing-masing 5 spesies hewan maupun tumbuhan langka di Indonesia! 3. Jelaskan mengapa tumbuhan melinjo dan pinus dikatakan sebagai tumbuhan berumah dua! 4. Jelaskan perbedaan antara hewan yang berada di Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian timur. Sebutkan contohnya. 5. Manfaat apa saja yang bisa didapat oleh manusia dari keanekaragaman hayati di Indonesia.

soal ujian blok kls xi ipa semester genap

Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1. Pernyataan berikut yang tidak termasuk fungsi makanan adalah …. a. sebagai sumber oksigen b. sebagai sumber energi c. perbaikan sel-sel yang rusak d. metabolisme tubuh e. pertumbuhan dan perkembangan 2. Berikut adalah beberapa jenis vitamin. a. Vitamin A b. Vitamin B1 c. Vitamin B12 d. Vitamin D Di antara vitamin-vitamin tersebut yang dapat larut dalam lemak adalah …. a. 1 dan 2 d. 1 dan 4 b. 1 dan 3 e. 2 dan 4 c. 2 dan 3 3. Gigi yang berfungsi memotong ditunjukkan oleh nomor …. a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 4. Bahan dan hasil dari kerja enzim lipase adalah …. Bahan Hasil A Lemak Pati B Protein asam lemak C lemak asam lemak D protein asam amino E asam amino protein 5. Sel-sel endokrin pada lapisan dinding lambung dapat memproduksi …. a. lipase b. renin c. tripsin d. pepsin e. gastrin perhatikan gambar berikut. 6. Bagian yang menghasilkan enzim ptialin ditunjukkan oleh nomor …. a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 7. Pada bagian ini terdapat tonjolan-tonjolan yang memperluas permukaan. Tonjolan-tonjolan tersebut dinamakan mikrovili. Bagian yang dimaksud ditunjukkan oleh nomor …. a. 1 d. 4 b. 2 e. 5 c. 3 8. Urutan perjalanan makanan melalui organ pencernaan yang benar adalah …. A mulut lambung usus besar usus halus B mulut usus halus lambung anus C mulut esofagus usus besar usus halus D esofagus lambung usus besar usus halus E mulut lambung usus halus usus besar 9. Pembusukan makanan di usus besar dibantu oleh …. a. Streptococcus b. Escherichia coli c. Lactobacillus d. Bacillus thuringiensis e. Saccharomyces fragilis 10. Diare dapat disebabkan oleh …. a. produksi HCl yang berlebihan b. infeksi bakteri atau virus c. makan tidak teratur d. kurang minum e. peradangan lambung 11. Proses pertukaran udara antara udara di dalam darah dan udara di atmosfer disebut …. a. pernapasan internal b. pernapasan eksternal c. pernapasan selular d. pernapasan dada e. pernapasan perut 12. Urutan saluran pernapasan manusia dari luar ke dalam adalah …. a. hidung–faring–laring–trakea–bronkus–alveolus b. hidung–laring–faring–trakea–bronkus–alveolus c. hidung–faring–laring–trakea–alveolus–bronkus d. hidung–laring–faring–alveolus–trakea–bronkus e. hidung–alveolus–bronkus–trakea–laring–faring perhatikan gambar berikut. 13. Bagian-bagian bernomor adalah …. 1 2 3 4 A bronkus bronkiolus laring trakea B bronkiolus bronkus laring trakea C laring trakea bronkus bronkiolus D laring bronkus bronkiolus trakea E trakea bronkus bronkiolus laring 14. Kotak suara terdapat pada nomor …. a. 1 d. 4 b. 2 e. 1 dan 3 c. 3 15. Volume udara yang dihirup dan dikeluarkan pada keadaan istirahat disebut …. a. volume suplemen d. volume residu b. volume komplemen e. kapasitas vital c. volume tidal 16. Berikut ini yang tidak memengaruhi laju pernapasan adalah …. a. aktivitas d. suhu tubuh b. tinggi badan e. posisi tubuh c. jenis kelamin 17. Pertukaran oksigen dan karbon dioksida terjadi karena adanya …. a. kontraksi otot d. perbedaan aktivitas b. sistem pencernaan e. perbedaan tekanan c. kontrol pernapasan 18. Peristiwa yang terjadi pada saat ekspirasi adalah …. OtotDiagfragma Diagfragma OtotAntartulangRusuk TulangRusuk A kontraksi rata relaksasi naik B kontraksi melengkung kontraksi turun C kontraksi rata kontraksi naik D relaksasi melengkung relaksasi turun E relaksasi rata relaksasi naik 19. Dalam proses inspirasi, oksigen dapat berdifusi ke dalam alveolus karena …. a. alveolus terletak pada ujung saluran pernapasan b. membran alveolus tipis dan lembap c. permukaan alveolus sangat luas d. alveolus dikelilingi oleh kapiler darah e. oksigen diangkut oleh hemoglobin dalam darah 20. Organ pernapasan pada cacing adalah …. a. paru-paru b. seluruh permukaan tubuhnya c. insang d. kantung udara e. trakea 21. Eksresi sebagai salah satu ciri makhluk hidup berfungsi untuk …. a. membuang sampah sisa metabolisme b. merangsang pengeluaran hormon c. mengeluarkan zat yang berperan dalam metabolisme d. menambah zat-zat yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh e. menjaga keseimbangan tekanan osmosis tubuh 22. Perhatikan gambar berikut. Bagian kulit yang berfungsi menghasilkan keringat ditunjukkan oleh nomor …. a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 23. Dalam sistem ekskresi, hati mengeluarkan sisa metabolisme dalam bentuk …. a. O2 b. urine c. keringat d. cairan empedu e. CO2 24. Organ ekskresi pada manusia yang berfungsi dalam filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi adalah …. a. ginjal b. kulit c. hati d. paru-paru e. usus halus 25. Unit fungsional terkecil dari ginjal yaitu …. a. nukleus b. neuron c. nefron d. glomerulus e. medula 26. Badan Malpighi pada ginjal terdiri atas …. a. glomerulus dan pelvis b. glomerulus dan kapsula Bowman c. nefron dan glomerulus d. nefron dan kapsula Bowman e. kapsula Bowman dan pelvis perhatikanlah gambar berikut. 27. Secara berturut-turut, nomor 1–4 menunjukkan organ 1 2 3 4 A Kantung kemih uretra ginjal ureter B ureter ginjal Kantung kemih uretra C uretra ureter ginjal Kantung kemih D ginjal uretra Kantung kemih ureter E ginjal ureter Kantung kemih uretra 28. Urine akan dikeluarkan keluar tubuh melalui organ yang ditunjukkan oleh nomor …. a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 1 dan 3 29. Zat berikut yang tidak ditemukan pada urine orang normal adalah …. a. urea b. air c. natrium d. garam e. glukosa 30. Planaria mengeluarkan hasil metabolisme nitrogen melalui …. a. nefrion b. tubulus Malpighi c. opistonefron d. ginjal e. nefridia B. Soal uraian 1. Tuliskan fungsi makanan bagi tubuh. 2. Apakah perbedaan asam amino esensial dan asam amino nonesensial? 3. Jelaskan dua gangguan atau penyakit pada sistem pencernaan manusia. 4. Jelaskan secara singkat mengenai jalur pernapasan pada manusia. 5. Jelaskan mengenai volume udara paru-paru. 6. Sebutkan beberapa penyakit yang dapat terjadi pada sistem pernapasan manusia beserta penyebabnya. 7. Jelaskan fungsi sistem ekskresi bagi tubuh manusia. 8. Apakah yang terjadi apabila zat-zat sisa hasil metabolisme di dalam tubuh tidak dikeluarkan? 9. Tuliskan beberapa gangguan yang dapat terjadi pada sistem ekskresi manusia beserta penyebabnya.

Wednesday, October 31, 2012

HUBUNGI SAYA

KAWAN-KAWAN JIKA INGIN MENGHUBUNGI SAYA LEWAT EMAIL BERIKUT elvitasaridesy@yahoo.co.id

Wednesday, September 29, 2010

ENRICHMENT MATERIAL TO CLASS VIII IN JUNIOR HIGH SCHOOLS 1 METRO (SCHOOL OF INTERNATIONAL STANDARD (SBI))

Enrichment material with the top two English language and the bottom under Indonesian

IN ENGLISH :

GROWTH AND DEVELOPMENT

GROWTH is a process of accretion or organism cell size. This growth is quantitative / measurable.
DEVELOPMETis a process towards maturity in the organism. This process qualitatively.
Both the growth or development is irreversible.

GROWTH AND DEVELOPMENT PLANT

In general, growth and developments in plant begins to zygote stage, which is fertilized with male female sex cells. Cleavage zygote produces Meristem which will continue to divide and experience differentiation.
Differentiation is the change of state of some cells, forming organs and structures have different functions.
There are 2 kinds of growth, namely:

1. Primary Growth

Occur as a result of cell division of primary meristem tissue cells. Take place in the embryo, the ends of plants such as roots and stems.
The embryo has three important parts:
a. embryonic shoots of candidate stem and leaf
b. namely embryonic root root candidate
c. cotyledons of food reserves
Plant growth can be measured with an instrument called auksanometer.
Regional growth in roots and stems tcrbagi based activities into 3 regions
a. Regional division
The cells in this region actively dividing (meristematik)
b. Elongation region
Being in the rear area division
c. Regional differentiation
Rearmost part of the growth area. The cells have
differentiation to form the true roots and young leaves and
lateral buds that will become a branch.

2. Secondary Growth

Is the activity of secondary meristem cells of cambium and cork cambium. This growth was found in dicotyledonous plants, gymnosperms and causes enlargement of the size (diameter) tumubuhan.
- At first cambium present only in vascular bundles, called cambium or cambium vasis intravasikuler. Its function is to form the primary xylem and phloem.
- Next parenchyma root / trunk located between vascular bundles, the cambium, called cambium intervasis.
- Cambium intravasis and intervasis Þ form a circle of concentric shapes.
Cambium located next to the skin tissue that serves as protector. Arises from an imbalance between xylem and phloem permbentukan faster than the growth of the skin.
The process of germination
Germination begins with the absorption of water from the surrounding seed, good soil, air, or other media. The changes observed are enlargement of grain size is called imbibition stage (means "drink"). Seeds absorb water from the surrounding environment, both from land and air (in the form of dew or moisture. The effect is happening is because of the growing size of the seed embryo cells enlarged) and beans to soften. This process is purely physical.
The presence of water in the cell to activate a number of enzymes early germination. Phythohormone absisat acid levels decreased, while gibberellin increases. Based on the study of gene expression in the model plant Arabidopsis thaliana is known that the germination of locus-locus that regulates ripening embryos, such as ACID ABSCISIC insensitive 3 (ABI3), fusca 3 (FUS3) and LEAFY COTYLEDON 1 (LEC1) decreased its role (downregulated) and vice versa locus-locus which encourage germination increased role (upregulated), such as GIBBERELIC ACID 1 (GA1), GA2, GA3, GAI, ERA1, street vendors, SPY, and Sly. It is known that in the normal germination process a group of transcription factors that regulate auxin (called Auxin Response Factors, ARFs) tempered by Mirna. [1]
Change of control is to stimulate cell division in the active conduct of mitosis, such as at the end of the radicle. As a result, the bigger the size of radicle and leather or pressed from the seed shell, which eventually burst. At this stage the necessary prerequisite that the shell beans soft enough for the embryo to be broken.

Type germination

Based on the position of cotyledons in the germination process known hipogeal and epigeal germination. Hipogeal is elongated growth of the epicotyl which cause seed plumula out through the skin and emerged on the ground. Cotyledon relatively fixed position. Examples of this type occurs in snow peas and corn. In epigeal hipokotillah who grew elongated, resulting in cotyledon and plumula pushed to the ground. Germination of this type such as occurs in green beans and distance. Knowledge of this is used by agronomists to estimate the depth of planting.
Li et al. (2007). Repression of Auxin RESPONSE FACTOR10 by microRNA 160 is critical for seed germination and post-germination stages. The Plant Journal 52:133-146.

GROWTH AND DEVELOPMENT IN ANIMALS

Growth and development in animals occur in all parts of his body. Usually the growth and development is initiated from the fertilization process. Growth and development in animals including humans can be divided into two main phases, namely growth and embryonic development and post-embryonic growth and development.

1. Growth and embryonic development

Growth and embryonic development is the phase of growth and development of living beings during the embryonic period that begins with the events of fertilization until the formation of a fetus in the mother's body.

Phase fertilization is a meeting between the sperm cell and ovum cells will produce zygote. Zygote will perform cell division (cleavage). Zygote further growth and development through the stages of cleavage, gastrulation, and organogenesis.
Cleavage (cleavage). Zygote will experience division by mitosis, ie from one cell into two cells, two cells become four cells, four cells become eight cells, and so on. Cell division takes place rapidly and will produce cells of children who remained gathered into a unity that resembles grapes called morula. In subsequent growth, morula blastula will be having a cavity. The process of formation of morula to blastula called blastulasi.

Morula cell formation just as it is a ball (round) due to continuous cell division. The existence of one with another cell is tight. Morulasi the process of morula formation.

Blastula is a continuation of morula formation which continues to experience division. Blastula form marked by a change in the cell by holding pelekukan irregular. Inside there blastula cell fluid called Blastosoel. Blastulasi the process of formation of blastula.

Gastrula stage is formation of blastula that pelekukan continued his body was more real and has a layer of embryonic body wall and body cavity. Gastrula stage in some particular animals, such as lower animals and higher animals, differ in terms of number of layers of the embryo's body wall. Triploblastik the animal which has 3 layers of embryonic body wall, in the form ectoderm, mesoderm and endoderm.

It is owned by the higher animals such as Vermes, Mollusca, Arthropoda, Echinodermata and all vertebrates. Diploblastik ie animals that have 2 layers of embryonic body wall, in the form ectoderm and the endoderm. Owned by the lower animals such as sponges and Coelenterata. Gastrulation is the process of formation of gastrula stage.

Gastrulation. In subsequent developments, will be the gastrula stage blastula. Gastrula stage forming process called gastrulation. In this form of gastrula stage, the embryo has been formed into three embryonic layers, namely the outer layer (ectoderm), the middle layer (mesoderm), and the inner layer (endoderm). So gastrulation is the formation of three embryonic layers. In a further development of embryonic layers will experience growth and development to produce a variety of organs.

Organogenesis. Organogenesis is the process of formation of organs or organs such as brain, heart, lungs, kidneys, liver, and so forth. Ectoderm will experience differentiation into skin, hair, nervous system and sensory equipment. Mesoderm will experience differentiation into muscle, skeletal, reproductive organs (such as testes and ovaries), blood circulation tool.

And excretion tool. Endoderm differentiation would have become a tool of digestion, glands associated with digestion, and respiratory equipment. Organogenesis is a highly complex process.

In mammals, the embryo has the embryonic membranes, ie amnion, chorion, sakus vitelinus, and alantois. Embryo membrane serves to protect the embryo against drought, shocks, help breathing, excretion, as well as other important functions while in the womb of its mother.

2. Post-embryonic growth and development

Post-embryonic growth and development is the growth and development after the embryonic period. In this period of growth and development that occurs mainly perfecting the means of reproduction (sexual organs), and usually also only an increase in the size of body parts only.

In certain animal groups before growing into an adult animal, forming the first larval stage. In the animal class of post-embryonic growth and development is the formation of larval stages prior to grow and develop into adult animals.

Post-embryonic growth and development through the larval stage is known as metamorphosis.
Examples of animals that experienced metamorphosis are the insects and frogs. Find page

GROWTH AND DEVELOPMENT IN HUMAN

After the events of fertilization, the zygote will develop into a perfect embryo and the embryo would be implanted in the mother's uterine wall. This occurred during 6-12 days after fertilization. The cells growing embryo begins producing a hormone known as hCG or human chorionic gonadotropin, the substance detected by most pregnancy tests. HCG make maternal hormones to interrupt the normal menstrual cycle, making the process of pregnancy be continued.

The fetus will get the nutrients through the placenta / placenta. The embryo is protected by membranes which are:

1. Amniotic membrane that is directly related to the embryo and produces amniotic fluid. Serves to protect the embryo from shock.
2. Chorion which is located outside the amniotic membranes and form a tuft which connects with the main wall of the uterus. The interior contained blood vessels.
3. Alantois the membrane contained in the umbilical cord with epithelial tissue and blood vessels remain disappeared. Functioning as a regulator of embryo with the placenta circulation, transporting nutrients and O2, including substance waste and CO2.
4. Sacus vitelinus the membrane that lies between the placenta and amnion. This place is the first appearance of blood vessels.

1. Stages of Human Development

a. Stages of embryonic development in

The first month: Already established organs of the body such as heart-shaped pipe, central nervous system (brain which form blood clots), and skin. Embryo size 0.6 cm.

Month two: Hands and feet were formed, the inner genitals, cartilage (cartilago). Embryos measuring 4 cm.

Third Month: The entire organ has been fully formed, including external genital organs. Embryo reaches 7 cm long with a weight of 20 grams.

Fourth Month: It's called a fetus and the fetus begins to move on. The fetus weighed 100 grams with a length of 14 cm.

Fifth Month: The fetus will be more actively engaged, to provide a response to loud noise and kicking. Fetal genitalia are more obvious and will be visible when carried ultrasound (Ultra Sonographi).

Sixth Month: The fetus is able to move more freely with the rotating body (position)

Seventh Month: The fetus moves with your head toward the vagina.

Eight months: The fetus is more active moving and kicking. Weight and length of growing fetus, such as 35-40 cm long and weighing 2500-3000 grams.

Ninth month: The position of the fetal head is facing the vagina. Babies are ready to be born.

b. Stage of development in childhood

Childhood begins at birth (babies) to adolescence. Babies need milk (breast milk). We recommend breast milk fed to infants during the twelve months from birth. This is because babies need breast milk during the first year of life. At the age of five has been growth of brain cells, so that needed nutritious food.

At the age of 6 months, baby's first teeth will grow so-called milk teeth. After about age 6 years, baby teeth will be dated in turn and replaced by permanent teeth. Along with age, babies will learn to sit, crawl, stand and walk. The brain grows bigger and the baby began to speak.

Most babies start walking and talking around the age of one year. At age three, children begin to speak a short sentence. By the age of ten years of the children began to make friends, they also already know how to share, perform their tasks and cooperate.

c. Stage of development in adolescence (puberty)

Growth and human development into adulthood through a stage called puberty. The word puberty is derived from the Latin word meaning a person ages, a period in which the child is able to be prepared for individuals who can perform the task of continuing biological offspring or the breed.

Biological changes in the form of starting operation of the reproductive organs, and accompanied also by changes that are psychological. At this time either men or women showed a fairly rapid growth. Agency will increase in height, growing fat and sex organs have been able to produce the mature sex cells.

Important Characteristics of Puberty Periode:

a) Puberty is a period of transition and overlap. It said the transition because puberty is in transition between childhood to adolescence. Said to overlap because some biological-psychological characteristics childhood still dimiliknya, while some also had characteristic teenagers.

b) Puberty is a period of rapid changes. The change from childhood body shape generally in the direction of the adult body. There were also changes in attitude and character that stand out, especially to peers of the opposite sex, to games and family members.

c) His body was beginning to show bloom-the body that sets it apart with a child's body. Some features of puberty that he has shown in the attitudes, feelings, desires, and deeds. Her most prominent among others attitude uneasy and uncertain.

d) Growth and development of the body, grow normally, according to age. Weight 40 kg, and height.

e) The development of female sex organs characterized by the first menstruation, or "menarche" which is accompanied by a variety of uncomfortable feelings for those who experience it.

f) Menstruation (periods), the first time he experienced at the age of 9 years. When viewed from the age when he experienced menstruation, she was still in late childhood.

g) that began to show symptoms of herself, namely:
- Hips are enlarged and rounded
- Chest an increasingly visible protruding
- The growth rambuh in the genital area, underarms, arms and legs
- Change in voice from childhood to sound more melodious (melodic)
- Sweat glands are more active and often grow pimples
- Skin becomes larger than the skin of children.

The cause of the emergence of puberty is influenced by pituitary hormones (center of the entire system of the body's hormone-producing glands). Thanks to these hormones work, teenagers entering puberty so that began to emerge of secondary sex characteristics that can differentiate between women and men.

In other words, puberty occurs because the body starts producing sex hormones so that the reproductive organs are functioning and the body is changing.
d. Development Stage adulthood

As an individual who is considered mature, the role and responsibilities of increasingly large. he no longer had to depend economically, sociologically or psychologically on their parents. They should feel challenged to record himself as an independent adult person.

Any matters or problems experienced in his life as far as possible be handled alone without the help of others, including parents. Good experiences, both successful and failed in the face of a problem going to be a valuable lesson in order to shape a person is mature, strong, and responsible towards their future.

Physically, a young adult (young adulthood) presents the perfect profile in the sense that the growth and physiological aspects of development has reached the top. They have the endurance and vibrant health standards so that in doing various activities seem initiative, creative, energetic, fast, and proactive.

In general, they are classified as young adults (young) are those aged 20-40 years. According to an expert in developmental psychology, Santrock (1999), young adults, including the transition period, both physically transition (physically trantition) transition in the intellectual (cognitive trantition), and the transition of social roles (social role trantition).

Of physical growth, according to Santrock (1999) found that young adults are experiencing the transition from adolescence to enter old age. At this time, an individual is no longer referred to as the responsibility (through puberty), but has been classified as a person who is really an adult (maturity).

He no longer treated as a child or adolescent, but as is appropriate as an adult other. Physical appearance is really ripe, so ready to perform tasks such as other adults, such as working, married, and had children. He can act responsibly for themselves or others (including family).

All actions have to be put on the rules applicable law, meaning if there is breach, the consequences of his actions would gain legal sanctions (eg fines, subject to criminal or civil law). The period was marked also by the physical changes, such as grow fur- fine hair, voice changes, menstruation, and reproductive capacity.

e. Growth in the elderly

At the intermediate level of maturity (40-65 years) men reached the peak of the most productive period of time. Advanced age is the term given the final stage of the aging process. In defining the boundaries of the elderly according to the National Family Planning Coordinating Board, there are three aspects to consider the biological aspects, economic aspects and social aspects (BKKBN 1998).

Biologically elderly population is experiencing population aging process continuously, which is characterized by decreased physical endurance that is increasingly vulnerable to attack a disease that can cause death. This is due to changes in the structure and function of cells, tissues and organ systems.

Economically, more elderly people is seen as a burden rather than as a resource. Many people assume that old age is no longer life provides many benefits, some even up to think that life is old age, often negatively perceived as a burden of family and community.

From the social aspect, of elderly people is a social group itself. In Western countries, elderly people occupy the lower social strata in young people.
According to Bernice Neugarten (1968) James C. Chalhoun (1995) old age is a time where people can feel satisfied with his success. But for others, this period is the beginning of decline. Old age is seen as a period of decline, the social and human weakness is very widespread today.

World Health Organization (WHO) classify the elderly into 4, namely:
Middle age (middle age) 45 -59 years, Advanced age (elderly) 60 -74 year old elderly (old) 75-90 years old and very old age (very old) over 90 years.

Meanwhile, according to Prayitno in Aryo (2002) says that every person associated with the elderly people aged 56 years and over, has no income and are powerless to make a living for basic needs for daily life.

In general, during these elderly people has decreased cognitive and psychomotor function. According to Zainudin (2002) Cognitive function involves the process of learning, understanding perception, understanding, attention and others that cause reactions and behavior of the elderly becomes increasingly slow.

Psychomotor functions include matters relating to the drive of the will of such motion, action, coordination, resulting in that the elderly or less agile.

MATERI PENGAYAAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 METRO

IN INDONESIAN :
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

PERTUMBUHAN adalah proses pertambahan ukuran sel atau organisme. Pertumbuhan ini bersifat kuantitatif/ terukur.
PERKEMBANGAN adalah proses menuju kedewasaan pada organisme. Proses ini berlangsung secara kualitatif.
Baik pertumbuhan atau perkembangan bersifat irreversibel.

PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN

Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. Pembelahan zigot menghasilkan jaringan meristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi.
Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel, membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda.
Terdapat 2 macam pertumbuhan, yaitu:

1. Pertumbuhan Primer
Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. Berlangsung pada embrio, bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang.
Embrio memiliki 3 bagian penting :
a. tunas embrionik yaitu calon batang dan daun
b. akar embrionik yaitu calon akar
c. kotiledon yaitu cadangan makanan
Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan alat yang disebut auksanometer.
Daerah pertumbuhan pada akar dan batang berdasar aktivitasnya tcrbagi menjadi 3 daerah
a. Daerah pembelahan
Sel-sel di daerah ini aktif membelah (meristematik)
b. Daerah pemanjangan
Berada di belakang daerah pembelahan
c. Daerah diferensiasi
Bagian paling belakang dari daerah pertumbuhan. Sel-sel mengalami
diferensiasi membentuk akar yang sebenarnya serta daun muda dan
tunas lateral yang akan menjadi cabang.

2. Pertumbuhan Sekunder
Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil, gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumubuhan.
- Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh, yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer.
- Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh, menjadi kambium yang disebut kambium intervasis.
- Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun Þ bentuk konsentris.
Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsi sebagai pelindung. Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit.
Proses perkecambahan
Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan sekitar biji, baik tanah, udara, maupun media lainnya. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap imbibisi (berarti "minum"). Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya, baik dari tanah maupun udara (dalam bentuk embun atau uap air. Efek yang terjadi adalah membesarnya ukuran biji karena sel-sel embrio membesar) dan biji melunak. Proses ini murni fisik.
Kehadiran air di dalam sel mengaktifkan sejumlah enzim perkecambahan awal. Fitohormon asam absisat menurun kadarnya, sementara giberelin meningkat. Berdasarkan kajian ekspresi gen pada tumbuhan model Arabidopsis thaliana diketahui bahwa pada perkecambahan lokus-lokus yang mengatur pemasakan embrio, seperti ABSCISIC ACID INSENSITIVE 3 (ABI3), FUSCA 3 (FUS3), dan LEAFY COTYLEDON 1 (LEC1) menurun perannya (downregulated) dan sebaliknya lokus-lokus yang mendorong perkecambahan meningkat perannya (upregulated), seperti GIBBERELIC ACID 1 (GA1), GA2, GA3, GAI, ERA1, PKL, SPY, dan SLY. Diketahui pula bahwa dalam proses perkecambahan yang normal sekelompok faktor transkripsi yang mengatur auksin (disebut Auxin Response Factors, ARFs) diredam oleh miRNA.[1]
Perubahan pengendalian ini merangsang pembelahan sel di bagian yang aktif melakukan mitosis, seperti di bagian ujung radikula. Akibatnya ukuran radikula makin besar dan kulit atau cangkang biji terdesak dari dalam, yang pada akhirnya pecah. Pada tahap ini diperlukan prasyarat bahwa cangkang biji cukup lunak bagi embrio untuk dipecah.

Tipe perkecambahan
Berdasarkan posisi kotiledon dalam proses perkecambahan dikenal perkecambahan hipogeal dan epigeal. Hipogeal adalah pertumbuhan memanjang dari epikotil yang meyebabkan plumula keluar menembus kulit biji dan muncul di atas tanah. Kotiledon relatif tetap posisinya. Contoh tipe ini terjadi pada kacang kapri dan jagung. Pada epigeal hipokotillah yang tumbuh memanjang, akibatnya kotiledon dan plumula terdorong ke permukaan tanah. Perkecambahan tipe ini misalnya terjadi pada kacang hijau dan jarak. Pengetahuan tentang hal ini dipakai oleh para ahli agronomi untuk memperkirakan kedalaman tanam.
Li et al. (2007). Repression of AUXIN RESPONSE FACTOR10 by microRNA 160 is critical for seed germination and post-germination stages. The Plant Journal 52:133-146.

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN HEWAN

Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan terjadi di seluruh bagian tubuhnya. Biasanya pertumbuhan dan perkembangan ini diawali dari proses fertilisasi. Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan termasuk manusia dapat dibedakan menjadi dua fase utama, yaitu pertumbuhan dan perkembangan embrionik serta pertumbuhan dan perkembangan pasca embrionik.

1. Pertumbuhan dan Perkembangan Embrionik

Pertumbuhan dan perkembangan embrionik adalah fase pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup selama masa embrio yang diawali dengan peristiwa fertilisasi sampai dengan terbentuknya janin di dalam tubuh induk betina.

Fase fertilisasi adalah pertemuan antara sel sperma dengan sel ovum dan akan menghasilkan zygote. Zygote akan melakukan pembelahan sel (cleavage). Zigot selanjutnya mengalami pertumbuhan dan perkembangan melalui tahap-tahap yaitu pembelahan, gastrulasi, dan organogenesis.
Pembelahan (cleavage). Zigot akan mengalami pembelahan secara mitosis, yaitu dari satu sel menjadi dua sel, dua sel menjadi empat sel, empat sel menjadi delapan sel, dan seterusnya. Pembelahan sel tersebut berlangsung cepat dan akan menghasilkan sel-sel anak yang tetap terkumpul menjadi satu kesatuan yang menyerupai buah anggur yang disebut morula. Dalam pertumbuhan selanjutnya, morula akan menjadi blastula yang memiliki suatu rongga. Proses pembentukan morula menjadi blastula disebut blastulasi.

Morula adalah suatu bentukan sel sperti bola (bulat) akibat pembelahan sel terus menerus. Keberadaan antara satu dengan sel yang lain adalah rapat. Morulasi yaitu proses terbentuknya morula.

Blastula adalah bentukan lanjutan dari morula yang terus mengalami pembelahan. Bentuk blastula ditandai dengan mulai adanya perubahan sel dengan mengadakan pelekukan yang tidak beraturan. Di dalam blastula terdapat cairan sel yang disebut dengan Blastosoel. Blastulasi yaitu proses terbentuknya blastula.

Gastrula adalah bentukan lanjutan dari blastula yang pelekukan tubuhnya sudah semakin nyata dan mempunyai lapisan dinding tubuh embrio serta rongga tubuh. Gastrula pada beberapa hewan tertentu, seperti hewan tingkat rendah dan hewan tingkat tinggi, berbeda dalam hal jumlah lapisan dinding tubuh embrionya. Triploblastik yaitu hewan yang mempunyai 3 lapisan dinding tubuh embrio, berupa ektoderm, mesoderm dan endoderm.

Hal ini dimiliki oleh hewan tingkat tinggi seperti Vermes, Mollusca, Arthropoda, Echinodermata dan semua Vertebrata. Diploblastik yaitu hewan yang mempunyai 2 lapisan dinding tubuh embrio, berupa ektoderm dan endoderm. Dimiliki oleh hewan tingkat rendah seperti Porifera dan Coelenterata. Gastrulasi yaitu proses pembentukan gastrula.

Gastrulasi. Dalam perkembangan selanjutnya, blastula akan menjadi gastrula. Proses pembentukan gastrula disebut gastrulasi. Pada bentuk gastrula ini, embrio telah terbentuk menjadi tiga lapisan embrionik, yaitu lapisan bagian luar (ektoderm), lapisan bagian tengah (mesoderm), dan lapisan bagian dalam (endoderm). Jadi gastrulasi merupakan proses pembentukan tiga lapisan embrionik. Dalam perkembangan selanjutnya lapisan embrionik akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan menghasilkan berbagai organ tubuh.

Organogenesis. Organogenesis merupakan proses pembentukan alat-alat tubuh atau organ seperti otak, jantung, paru-paru, ginjal, hati, dan sebagainya. Ektoderm akan mengalami diferensiasi menjadi kulit, rambut, sistem saraf, dan alat-alat indera. Mesoderm akan mengalami diferensiasi menjadi otot, rangka, alat reproduksi (seperti testis dan ovarium), alat peredaran darah.

Dan alat ekskresi. Endoderm akan mengalami diferensiasi menjadi alat pencernaan, kelenjar yang berhubungan dengan pencernaan, dan alat-alat pernapasan. Organogenesis merupakan proses yang sangat kompleks.

Pada mammalia, embrionya memiliki selaput embrio, yaitu amnion, korion, sakus vitelinus, dan alantois. Selaput embrio berfungsi melindungi embrio terhadap kekeringan, goncangan, membantu pernapasan, ekskresi, serta fungsi penting lainnya selama berada di dalam rahim induknya.

2. Pertumbuhan dan Perkembangan Pasca Embrionik

Pertumbuhan dan perkembangan pasca embrionik adalah pertumbuhan dan perkembangan setelah masa embrio. Pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi terutama penyempurnaan alat-alat reproduksi (alat-alat kelamin), dan biasanya pula hanya terjadi peningkatan ukuran bagian-bagian tubuh saja.

Pada golongan hewan tertentu sebelum tumbuh menjadi hewan dewasa, membentuk tahap larva terlebih dahulu. Pada golongan hewan tersebut pertumbuhan dan perkembangan pasca embrionik merupakan tahap pembentukan larva sebelum tumbuh dan berkembang menjadi hewan dewasa.

Pertumbuhan dan perkembangan pasca embrionik yang melalui tahap larva ini dikenal dengan metamorfosis.
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis adalah serangga dan katak. Temukan dihalaman

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MANUSIA

Setelah peristiwa fertilisasi, zygote akan berkembang menjadi embrio yang sempurna dan embrio akan tertanam pada dinding uterus ibu. Hal ini terjadi masa 6 – 12 hari setelah proses fertilisasi. Sel-sel embrio yang sedang tumbuh mulai memproduksi hormon yang disebut dengan hCG atau human chorionic gonadotropin, yaitu bahan yang terdeteksi oleh kebanyakan tes kehamilan. HCG membuat hormon keibuan untuk mengganggu siklus menstruasi normal, membuat proses kehamilan jadi berlanjut.

Janin akan mendapatkan nutrisi melalui plasenta/ari-ari. Embrio dilindungi oleh selaput-selaput yaitu :

1. Amnion yaitu selaput yang berhubungan langsung dengan embrio dan menghasilkan cairan ketuban. Berfungsi untuk melindungi embrio dari guncangan.
2. Korion yaitu selaput yang terdapat diluar amnion dan membentuk jonjot yang menghubungkan dengan dinding utama uterus. Bagian dalamnya terdapat pembuluh darah.
3. Alantois yaitu selaput terdapat di tali pusat dengan jaringan epithel menghilang dan pembuluh darah tetap. Berfungsi sebagai pengatur sirkulasi embrio dengan plasenta, mengangkut sari makanan dan O2, termasuk zat sisa dan CO2.
4. Sacus vitelinus yaitu selaput yang terletak diantara plasenta dan amnion. Merupakan tempat munculnya pembuluh darah yang pertama.

1. Tahap-tahap Perkembangan Manusia

a. Tahapan Perkembangan pada masa embrio

Bulan pertama : Sudah terbentuk organ-organ tubuh yang penting seperti jantung yang berbentuk pipa, sistem saraf pusat (otak yang berupa gumpalan darah) serta kulit. Embrio berukuran 0,6 cm.

Bulan kedua : Tangan dan kaki sudah terbentuk, alat kelamin bagian dalam, tulang rawan (cartilago). Embrio berukuran 4 cm.

Bulan ketiga : Seluruh organ tubuh sudah lengkap terbentuk, termasuk organ kelamin luar. Panjang embrio mencapai 7 cm dengan berat 20 gram.

Bulan keempat : Sudah disebut dengan janin dan janin mulai bergerak aktif. Janin mencapai berat 100 gram dengan panjang 14 cm.

Bulan kelima : Janin akan lebih aktif bergerak, dapat memberikan respon terhadap suara keras dan menendang. Alat kelamin janin sudah lebih nyata dan akan terlihat bila dilakukan USG (Ultra Sonographi).

Bulan keenam : Janin sudah dapat bergerak lebih bebas dengan memutarkan badan (posisi)

Bulan ketujuh : Janin bergerak dengan posisi kepala ke arah liang vagina.

Bulan kedelapan : Janin semakin aktif bergerak dan menendang. Berat dan panjang janin semakin bertambah, seperti panjang 35-40 cm dan berat 2500 – 3000 gram.

Bulan kesembilan : Posisi kepala janin sudah menghadap liang vagina. Bayi siap untuk dilahirkan.

b. Tahap perkembangan pada masa anak-anak

Masa anak-anak dimulai sejak lahir (bayi) hingga masa remaja. Bayi sangat membutuhkan air susu ibu (ASI). Sebaiknya ASI diberikan pada bayi selama dua belas bulan sejak kelahiran. Hal ini karena bayi membutuhkan ASI selama tahun pertama kehidupannya. Pada usia balita terjadi pertumbuhan sel-sel otak, sehingga diperlukan makanan yang bergizi.

Pada usia 6 bulan, gigi pertama bayi akan tumbuh yang disebut gigi susu. Setelah sekitar usia 6 tahun, gigi susu akan tanggal secara bergantian dan digantikan oleh gigi tetap. Seiring dengan bertambahnya usia, bayi akan belajar duduk, merangkak, berdiri dan berjalan. Otak tumbuh membesar dan bayi mulai berbicara.

Umumnya bayi mulai berjalan dan berbicara sekitar usia satu tahun. Pada usia tiga tahun, anak-anak mulai berbicara kalimat pendek. Menjelang usia sepuluh tahun anak-anak mulai mencari teman, mereka juga sudah tahu bagaimana berbagi, melakukan tugas mereka dan bekerjasama.

c. Tahap perkembangan pada masa remaja (pubertas)

Pertumbuhan dan perkembangan manusia menjadi dewasa melalui satu tahap yang disebut masa pubertas. Kata pubertas berasal dari kata latin yang berarti usia menjadi orang, suatu periode dalam mana anak dipersiapkan untuk mampu menjadi individu yang dapat melaksanakan tugas biologis berupa melanjutkan keturunannya atau berkembang biak.

Perubahan-perubahan biologis berupa mulai bekerjanya organ-organ reproduktif dan disertai pula oleh perubahan-perubahan yang bersifat psikologis. Pada masa ini baik laki-laki atau perempuan menunjukkan pertumbuhan yang cukup cepat. Badan akan bertambah tinggi, bertambah gemuk dan organ kelaminnya sudah mampu menghasilkan sel kelamin yang matang.

Ciri-ciri Penting Periode Pubertas :

a) Pubertas merupakan periode transisi dan tumpang tindih. Dikatakan transisi sebab pubertas berada dalam peralihan antara masa kanak-kanak dengan masa remaja. Dikatakan tumpang tindih sebab beberapa ciri biologis-psikologis kanak-kanak masih dimiliknya, sementara beberapa ciri remaja dimilikinya pula.

b) Pubertas merupakan periode terjadinya perubahan yang sangat cepat. Perubahan dari bentuk tubuh kanak-kanak pada umumnya ke arah bentuk tubuh orang dewasa. Terjadi pula perubahan sikap dan sifat yang menonjol, terutama terhadap teman sebaya lawan jenis, terhadap permainan dan anggota keluarga.

c) Tubuhnya mulai menunjukkan mekar-tubuh yang membedakannya dengan tubuh kanak-kanak. Sebagian ciri pubertas yang dia miliki ditunjukkan dalam sikap, perasaan, keinginan, dan perbuatan-perbuatan. Sikapnya yang paling menonjol antara lain sikap tidak tenang dan tidak menentu.

d) Pertumbuhan dan perkembangan badannya, tumbuh normal, sesuai dengan usianya. Berat badannya 40 kg, dan tinggi badannya.

e) Perkembangan organ-organ seks wanita ditandai dengan adanya haid pertama atau “menarche” yang disertai dengan berbagai perasaan tidak enak bagi yang mengalaminya.

f) Haid (menstruasi) yang pertama kali dia alami pada usia 9 tahun. Jika dilihat dari usianya saat ia mengalami menstruasi, ia masih dalam masa kanak-kanak akhir.

g) Gejala yang mulai ditunjukkan dari dirinya yaitu :
- Pinggul yang membesar dan membulat
- Dada yang semakin nampak menonjol
- Tumbuhnya rambuh di daerah kelamin, ketiak, lengan dan kaki
- Perubahan suara dari suara kanak-kanak menjadi lebih merdu (melodius)
- Kelenjar keringat lebih aktif dan sering tumbuh jerawat
- Kulit menjadi lebih besar dibanding kulit anak-anak.

Penyebab munculnya pubertas ini adalah hormon yang dipengaruhi oleh hipofisis (pusat dari seluruh sistem kelenjar penghasil hormon tubuh). Berkat kerja hormon ini, remaja memasuki masa pubertas sehingga mulai muncul ciri-ciri kelamin sekunder yang dapat membedakan antara perempuan dan laki-laki.

Dengan kata lain, pubertas terjadi karena tubuh mulai memproduksi hormon-hormon seks sehingga alat reproduksi telah berfungsi dan tubuh mengalami perubahan.
d. Tahap Perkembangan masa dewasa

Sebagai seorang individu yang sudah tergolong dewasa, peran dan tanggung jawabnya tentu makin bertambah besar. la tak lagi harus bergantung secara ekonomis, sosiologis ataupun psikologis pada orang tuanya. Mereka justru merasa tertantang untuk membukukan dirinya sebagai seorang pribadi dewasa yang mandiri.

Segala urusan ataupun masalah yang dialami dalam hidupnya sedapat mungkin akan ditangani sendiri tanpa bantuan orang lain, termasuk orang tua. Berbagai pengalaman baik yang berhasil maupun yang gagal dalam menghadapi suatu masalah akan dapat dijadikan pelajaran berharga guna mem-bentuk seorang pribadi yang matang, tangguh, dan bertanggung jawab terhadap masa depannya.

Secara fisik, seorang dewasa muda (young adulthood) menampil-kan profil yang sempurna dalam arti bahwa pertumbuhan dan perkembangan aspek-aspek fisiologis telah mencapai posisi puncak. Mereka memiliki daya tahan dan taraf kesehatan yang prima sehingga dalam melakukan berbagai kegiatan tampak inisiatif, kreatif, energik, cepat, dan proaktif.

Secara umum, mereka yang tergolong dewasa muda (young) ialah mereka yang berusia 20-40 tahun. Menurut seorang ahli psikologi perkembangan, Santrock (1999), orang dewasa muda termasuk masa transisi, baik transisi secara fisik (physically trantition) transisi secara intelektual (cognitive trantition), serta transisi peran sosial (social role trantition).

Dari pertumbuhan fisik, menurut Santrock (1999) diketahui bahwa dewasa muda sedang mengalami peralihan dari masa remaja untuk memasuki masa tua. Pada masa ini, seorang individu tidak lagi disebut sebagai masa tanggung (akil balik), tetapi sudah tergolong sebagai seorang pribadi yang benar-benar dewasa (maturity).

la tidak lagi diperlakukan sebagai seorang anak atau remaja, tetapi sebagaimana layaknya seperti orang dewasa lain-nya. Penampilan fisiknya benar-benar matang sehingga siap melakukan tugas-tugas seperti orang dewasa lainnya, misalnya bekerja, menikah, dan mempunyai anak. la dapat bertindak secara bertanggung jawab untuk dirinya ataupun orang lain (termasuk keluarganya).

Segala tindakannya sudah dapat di-kenakan aturan-aturan hukum yang berlaku, artinya bila terjadi pelanggaran, akibat dari tindakannya akan memperoleh sanksi hukum (misalnya denda, dikenakan hukum pidana atau perdata}. Masa ini ditandai pula dengan adanya perubahan fisik, misalnya tumbuh bulu-bulu halus, perubahan suara, menstruasi, dan kemampuan reproduksi.

e. Perkembangan pada masa lanjut usia

Pada tingkat kedewasaan menengah (40-65 th) manusia mencapai puncak periode usia yang paling produktif . Lanjut usia merupakan istilah tahap akhir dari proses penuaan. Dalam mendefinisikan batasan penduduk lanjut usia menurut Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional ada tiga aspek yang perlu dipertimbangkan yaitu aspek biologi, aspek ekonomi dan aspek sosial (BKKBN 1998).

Secara biologis penduduk lanjut usia adalah penduduk yang mengalami proses penuaan secara terus menerus, yang ditandai dengan menurunnya daya tahan fisik yaitu semakin rentannya terhadap serangan penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Hal ini disebabkan terjadinya perubahan dalam struktur dan fungsi sel, jaringan, serta sistem organ.

Secara ekonomi, penduduk lanjut usia lebih dipandang sebagai beban daripada sebagai sumber daya. Banyak orang beranggapan bahwa kehidupan masa tua tidak lagi memberikan banyak manfaat, bahkan ada yang sampai beranggapan bahwa kehidupan masa tua, seringkali dipersepsikan secara negatif sebagai beban keluarga dan masyarakat.

Dari aspek sosial, penduduk lanjut usia merupakan satu kelompok sosial sendiri. Di negara Barat, penduduk lanjut usia menduduki strata sosial di bawah kaum muda.
Menurut Bernice Neugarten (1968) James C. Chalhoun (1995) masa tua adalah suatu masa dimana orang dapat merasa puas dengan keberhasilannya. Tetapi bagi orang lain, periode ini adalah permulaan kemunduran. Usia tua dipandang sebagai masa kemunduran, masa kelemahan manusiawi dan sosial sangat tersebar luas dewasa ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggolongkan lanjut usia menjadi 4 yaitu :
Usia pertengahan (middle age) 45 -59 tahun, Lanjut usia (elderly) 60 -74 tahun, lanjut usia tua (old) 75 – 90 tahun dan usia sangat tua (very old) diatas 90 tahun.

Sedangkan menurut Prayitno dalam Aryo (2002) mengatakan bahwa setiap orang yang berhubungan dengan lanjut usia adalah orang yang berusia 56 tahun ke atas, tidak mempunyai penghasilan dan tidak berdaya mencari nafkah untuk keperluan pokok bagi kehidupannya sehari-hari.

Pada umumnya pada masa lanjut usia ini orang mengalami penurunan fungsi kognitif dan psikomotorik. Menurut Zainudin (2002) fungsi kognitif meliputi proses belajar, persepsi pemahaman, pengertian, perhatian dan lain-lain yang menyebabkan reaksi dan perilaku lanjut usia menjadi semakin lambat.

Fungsi psikomotorik meliputi hal-hal yang berhubungan dengan dorongan kehendak seperti gerakan, tindakan, koordinasi yang berakibat bahwa lanjut usia kurang cekatan.

Sunday, August 22, 2010

Assesment For Junior high Shcool 1 Metro

Put a cross mark (x) on a, b, c, or d before correct answer!

1. One of growth characteristics is quantitative, meaning that.....
a) It is measurable
b) It always increases in lenght
c) It is unable to get smaller again.
d) It is unlimited

2. To define whether or not a manggo tree is mature , we can.....
a) Measure its stem’s diameter
b) Count total produced fruits
c) Measure the stem’s height
d) Observe its reproductive capability generatively

3. The plant in the dark room will grow faster than the plant in the bright place. It means plant growth is influenced by.....
a) Air
b) Lihgt
c) Water
d) Soil

4. Look at the root structure below ...



Which the elongation region of the root structure.....
a) A
b) B
c) C
d) D



5. Very extreme transformation at the development process mortal referred as.....
a) Mirrage
b) Metaphora
c) Methagenesis
d) Metamorphosis

6. One of examples natural animal metaorphosis is ....
a) Cat
b) Butterfly
c) Elephant
d) Jelly fish

7. Frog experince of the development event of so called with...
a) Metamorphosis
b) Metagenesis
c) Morphology
d) Metaphora

8. Which one of the animal bellow has a complete metamorphosis ?

a) b)





c) d)







9. Plant can grow towards the sunlight direction because of a role played by hormone....
a) Auxin
b) Caline
c) Dormin
d) Gibberelins

10. In dark place, any plant planted in pot can grow fast but abnormal. Such event is called....
a) Etiolation
b) Guttation
c) Defisiency
d) Dormancy

11. Part of root the growths fastest is ....
a) Root cap
b) Root base
c) Rear part of root tip
d) Root neck

12. The chart below shows some of changes that a zygote undergoes during its development.


A B
What are A, and B, on the chart ?
a) Grastula- blastula
b) Morula- blastula
c) Blastula-morula
d) Morula-grastula

13. Phase of growth in human being which referred as a period of puberty become of age among.....
a) 0-12 years
b) 12-14 years
c) 10-15 years
d) 14-20 years

14. A periode of imitating, high egoist, and always draw atantion representing marking from a periode of....
a) Baby
b) Child
c) Old
d) Adolescent

15. The brain undergoes the most rapid growth rate during ...... period.
a) Adolescent
b) Adulthood
c) Under-five
d) Older age

16. The repruductive organ start functioning during....period.
a) Under-five
b) Adolescent
c) Adulthhood
d) Older age

17. Robert feels closer to his peers than his parents do. It is likely that robert is....
a) Under five childern
b) Adolescence
c) Adulthood
d) Older age

18. The correct order of human growth and development phases is.....
a) Under-five ----- adulthood ------- adolescence
b) Adolescence ------ adulthood ------ olderage
c) Adolescence ------ childhood ------ olderage
d) Adulthood ------ adolescence ------ underfive

19. Cycle menstruate normal first of mean woman expereienced of age....
a) 8-10 years
b) 9-12 years
c) 9-16 years
d) 10-17 years

20. The growth is fast , body weight grows abaut 1.5-2.5 kg / years, the development of motoric is happen, and there is mental development. They are characteristics of.....
a) Childern
b) Childern under five
c) Teenagers
d) Adults

Answer the following questions briefly and clearly!

1. Write down 3 differences of growth and development?(6)
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
2. Write down 2 hormon and function of plant?(4)
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
3. Write down 3 characteristc of puberty in male and female?(6)
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
……………………………………………………….
4. Write down 2 reproduction organs with them produce of fern?(4)
.............................................................................
.............................................................................
.............................................................................
.............................................................................
.............................................................................
.............................................................................

Friday, November 13, 2009

pada mahluk bersel tunggal dengan species paramecium sp yang masuk dalam protista mirip hewan ( protozoa ), membuat saya ingin melaksanakan sesuatu untuk memastikan apa yang sedang saya fikirkan saat itu !

Saat ini Pendidikan memegang peranan penting dalam pembangunan bangsa karena pendidikan merupakan tempat untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Bangsa Indonesia saat ini dihadapkan pada permasalahan yang berat tentang pendidikan, terutama terkait dengan kualitas, relevansi dan efisiensi pendidikan. Untuk itu perlu diterapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang diharapkan mampu memenuhi tujuan pendidikan nasional serta sesuai dengan kekhasan, kondisi, dan potensi satuan pendidikan.
Silabus SMA, terdapat beberapa kompetensi dasar yang terkait dengan Paramaecium sp, dan praktikum dengan pengamatan Paramaecium sp secara langsung di bawah mikroskop merupakan salah satu cara untuk mencapai kompetensi dasar tersebut. Namunyang menjadi hambatan guru dan siswa adalah ketidakpastian adanya Paramaecium sp pada waktu pengamatan mikroskopis, yang disebabkan tidak ditemukannya spesies ini pada air contoh yang dibawa siswa ke sekolah.

Hal ini memicu ketertarikan saya terhadap mahkluk bersel tunggal dengan spesies paramecium ini. Mampukah species ini hidup dan berkembangbiak dalam medium yang sengaja saya buat untuk mengamatinya. Dan untuk meluruskan niat saya ini saya ingin melakukan sebuah penelitian yang berjudul “ PERBEDAAN EFEKTIFITAS REBUSAN DAUN SELEDRI, JERAMI, DAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERKEMBANGBIAKAN PARAMECIUM Sp (SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI SMA ). Yang nantinya akan saya kembangkan dalam bentuk penelitian murni, dengan harapan dapat menjadi sumber belajar bagi siswa-siswa SMA, atau mungkin dapat menjadi bahan baru untuk aktifitas praktikum yang mereka laksanakan untuk mencapai kompetensi dasar yang telah ditentukan.

I. Bibliografi :
Anonimus. 2009. Berbagai Macam Protista. Article Index. Volume : 4. halaman : 1-4